Kedepannya ABS Bakal Jadi Fitur Wajib Motor Baru Di Indonesia

Holla Bor…tahu gak sih, sekarang ini fitur ABS pada motor sudah mau menjadi piranti wajib yang kudu ada pada motor-motor terbaru. Makanya enggak heran kalau saat ini saat ini para produsen sepeda motor sudah mulai banyak menambahkan fitur ABS (Anti-lock Braking System) di banyak produknya, tujuannya hanya satu, supaya bikers lebih aman dalam berkendara.

Ini bukan tanpa alasan loh,  tapi sudah berdasarkan penelitian. Bosch meneliti yrntang tentang kecelakaan yang menunjukkan fakta dimana kendaraan roda dua yang dilengkapi sistem ABS, 1 dari 4 resiko kecelakaan bisa dicegah. Kenapa bisa begitu bro? Nih, fakta menunjukan bahwa teknologi ABS memungkinkan roda tidak terkunci mati saat pengereman mendadak sehingga pengendara masih dapat mengendalikan laju sepeda motornya.

Dengan demikian, pengendara dapat bereaksi lebih cepat dan menghindarkan diri dari kondisi berbahaya. Di seluruh dunia, semakin banyak negara yang merekomendasikan penggunaan ABS untuk sepeda motor.

Di negara-negara Uni Eropa, undang-undang tentang ABS sepeda motor telah disahkan dan diberlakukan pada setiap kendaraan tipe terbaru dengan mesin 125 cc, sejak awal 2016.

Undang-undang serupa akan diberlakukan di Jepang mulai 2018 dan Taiwan pada 2019. Tahun ini, Pemerintah India telah mengumumkan bahwa ABS sepeda motor akan diperkenalkan sebagai komponen standar untuk seluruh kendaraan tipe baru di India, mulai April 2018.

Jika sudah diperhatikan sudah banyakan kan motor-motor terbaru yang sudah menggunakan teknologi ABS ini, walau sebagian belum jadi komponen wajib. alias masih optional, dipakai sukur gak dipakai ya gak papa.

Ada beberpa sistem kerja rem ABS nih bor misalnya, biasanya tiap ABS memiliki sensor yang mengamati parameter pada kendaraan roda dua seperti sudut kemiringan, sistem ini bisa langsung mengatur rem elektronik dan intervensi akselerasinya sesuai dengan kondisi pengendara. Ini mencegah motor dari selip atau tetap melaju lurus saat melakukan pengereman di tikungan.

 

Advertisements

Nih, Juara Yokohama Hot Rod Custom Show 2016 Jepang

ggg

Holla Bor. Udah lama banget nih Torak gak nulis. Gatel rasanya ni mulut pengen cerita. Sebagai pembuka Torak mau suguhkan yang masih anget aja deh. Tapi tenang, tapi enggak digoreng dadakan kok kek tahu bulet.

Jadi kemarin itu baru berlangsung gelaran custom yang bisa dibilang paling keren di dunia Asia, adalah The 25th Yokohama Hot Rod Custom show 2016 yang berlangsung 4 Desember 2016 lalu. Kenapa paling keren di Asia? Karena menurut Torak Jepang merupakan kiblat custom Asia, bahkan pengaruh gaya kustom dan lifestylenya juga nyampe loh di Amrik dan Eropa sana. Oh iya, sebelum bicara lebih jauh,  karena keterbatasan foto Torak coba ambil foto deh dari media online naikmotor.com.

Kembali ke cerita, jadi nih dari ratusan motor yang di tampilnyakan di sana, tentunya ada motor kustom yang terbaik dari sekian peserta kustom yang majang di perhelatan yang hanya memakan waktu satu hari ini.

Dia adalah Triumph TR6 dari bengkel kustom Heiwa Motorcycle, dimana dia keluar sebagai juara yang menyandang Best of Show Motorcycle di ajang The 25th Yokohama Hot Rod Custom Show 2016 yang berlangsung di Pacifico Yokohama, Jepang.

Motor berkelir biru gelap gliter ini di beri nama Master Peace, yang punya bilang sih artinya “paling beruntung”. Buktinya ya benar saja motor ini salah satu motor kustom yang banyak mendapatkan pujian dari para juri termasuk menerima penghargaan dari para partisipan dan media.

Kengo Kimura sebagai builder pemilik garasi kustom Heiwa Motorcycle yang berbasis di Hiroshima, mengatakan motor ini hanya dikerjakan selama 3 bulan.

“Saya tiap hari mengerjakannnya, mesinnya mengadopsi milik Triumph TR6 650cc tahun 1966, yang lain kustom,” kata Kengo Kimura.

Ada alasan kuat mengapa Heiwa Motorcycle menjagokan Triumph, menurut mereka Mooneyes, selaku penyelenggara Yokohama HCS mengangkat tema Mystical Triumph Chopper.

Terus ini chopper bukan bor? “Ini adalah Heiwa Style bukan chopper atau bobber. Motor ini saya buat dengan desain dan ide saya. Fork depan upside down punya Aprilia saya modifikasi lagi, sementara sasis dikerjakan sendiri termasuk aksesori lainnya,” jelas Kengo.

Ya, menurut Torak sih sah-sah aja jika do’I mau menyebut motornya dengan nama apapun. Toh ini motor juga di lahirkan dari nol. Wajar saja jika salah satu builder terbaik Jepang itu memberi nama gaya pada motornya.

Oiya, uniknya kemenangan yang diraih Heiwa Motorcycle ini mematahkan dominasi kejayaan motor non H-D selama 10 tahun terakhir. Ni motor emang do’I banget sih. Karakter kuat Heiwa Motorcycles bisa dilihat dari tangki, penggunaan warna dan spatbor. Tapi menurut Torak sih biasa aja, kerenan Kebo Bule hadiah Kustomfest 2016!!

triumph_naik-motor

Paket Angsuran Moge Honda CBR Mulai 2 Jutaan

Bor, sejak fokus di segmen bigbike dua tahun lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) memang enggak main-main dalam memanjakan enthusiast motor sport dengan pilihan-pilihan big bike yang dipasarkan.

Termasuk di segmen tanggung seperti Honda CBR500R, yang merupakan bentuk penyegaran dari Honda CBR500 yang lebih dahulu beredar. Dengan bermodalkan sederet penyegaran teknologi dan fitur istimewa, seperti LED Full Digital dan rem ABS, Honda CBR500R berhasil menggemparkan pasar moge kelas menengah di Indonesia sejak diluncurkan Februari 2016 lalu.

Hondacbrcommunity merilis, motor ini memiliki mesin dengan spesifikasi bore 67 mm dan stroke 66,8 mm, DOHC 8 klep berpendingin cair. Mesin berkapasitas 500cc ini diklaim Honda mampu menghasilkan tenaga makaimum 35 kW pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 43 Nm pada 7.000 rpm, sedangkan untuk konsumsi bahan bahan bakarnya mampu 26,8 km/L.

Dan yang terakhir Bro, Honda CBR500R disematkan fitur panel instrumen digital lengkap. Seperti spidometer, takometer, jam, odometer, dual trip meter hingga fuel average.

Kalau sudah begini Bro, nikmat apalagi bro yang kau bisa dustakan dari bigbike tanggung Honda ini. Apalagi dengan Harga On The Road (OTR) yang terjangkau di rentang harga Rp 144 – 150 juta bisa dicicil hingga 60 bulan dengan angsuran Rp 2 jutaan/bulan. Untuk Anda yang berdomisili di Jakarta langsung aja kontak Astra Motor Center Jakarta di bilangan Jl. Dewi Sartika No. 255, Cawang Jakarta Timur, Tlp 021-8015555

Fireblade 2017 Rilis Di Jerman, Bobot Lebih Ringan 15 KG

Bor, Akhirnya Honda rilis Fireblade 2017. Oiya Bor Honda CBR1000RR terakhir mengeluarkan series terbarunya waktu yahun 2014 lalu, tapi itupun tidak ada ubahan teknologi yang mumpuni dari tahun sebelumnya.

Meski begitu bukan berarti Honda berdiam diri loh. Nyatanya dalam kurun waktu empat tahunan kemarin ternyata Honda sibuk meriset CBR1000RR yang sekarang ini ramai diperbincangkan ini.

Seperti yang dikutip dari DetikOto (05/10). “Tantangan yang paling sulit adalah ketika kami harus mengurangi bobot motor. Kami mengecek satu per satu komponen motor, apakah mungkin dikurangi bobotnya dan apakah dengan pengurangan bobot itu motor masih enak dikendarai dan mudah dikendalikan,” ujar Asisten Kepala Insinyur Pusat dan Pengembangan Honda Motor Co di pabrik Kumamoto, Masatoshi Satoh, di arena pameran Intermot, Koln, Jerman.

Hasilnya motor bisa berkurang bobotnya sampai 15 kg dibanding model yang saat ini beredar di pasaran. Fireblade terbaru memiliki berat kotor tidak sampai 200 kg tepatnya 195 kg.

“Suspensinya juga berbeda dengan motorsport di kelasnya karena memakai suspensi semi aktif yang bisa dikontrol secara elektronik dari Ohlins,” ujarnya.

Nah, ini baru bicara bobot motor Bor, yang dipangkas sebanyak 15kg dari sebelumnya. Belum lagi jika kita bicara teknologi. Digadang-gadang motor ini mampu melejit hingga kecepatan 300km/jam. Mupeng ya Bor? (foto; hondacbrcommunity)

Intermot 2016 : Neked Bike Yamaha MT-10 Unjuk Gigi Jerman

Bor, tidak hanya pabrikan Honda yang unjuk gigi moge di Intermot 2016 yang sedang berlangsung di Jerman saat ini. Yamaha Motor Company juga memperkenalkan Yamaha neked bike MT-10 SP yang pastinya sudah ditunggu-tunggu oleh Yamaha holic di seluruh dunia.

MCN mengatakan MT-10 SP ini katanya dilengkapi dengan mesin empat silinder cross-plane yang di aplikasi dari Yamaha R1. Bedanya hanya masalah setelan torsi yang dibuat lebih rendah pada kelas mid-range.

Motor yang memang versi telanjang All New Yamaha R1 mempunyai alumunium deltabox menjadi penyangga mesin 998cc crossplane.

MT-10 juga sudah dibekali dengan beberapa teknologi seperti YCC-T, D-Mode dan traction control system. Selain itu assist dan slipper clutch juga ditanamkan untuk memanjakan penggunanya ketika menaik turunkan transmisi.

Bila melihat desain yang disajikan sangatlah radikal, gambaran sebagai king of MT. Tampilan headlamp dengan reflektor dual berbentuk bulat kecil menjadikan sorotan mata MT-10 terlihat garang.

Hanya saja untuk dimensi cover agak besar, namun tentunya pihak desainer mempunyai tujuan dengan gaya ini. Speedo meter disuguhkan dashboard mewah full digital.

Begitupun dengan bentuk tangki khas naked bike yang telah mengalami pengembangan desain dari varian MT series, dimana juga mengaplikasikan tangki besar dengan shroud minimalis dari motor yang mempunyai tag line Speed of The Darkness ini.

Harga Komponen Fast Moving Honda CBR150R & 250RR

Bor,komponen fast moving adalah komponen yang wajib diganti secara rutin dan berkala. Sebab komponen-komponen yang termasuk fast moving bisanya berumur pendek, dampaknya jika di lalaikan tentu akan sangat merugikan bagi performa Honda CBR series.

Secara spesifik sebaiknya perhatikan part-part yang usia pakainya biasanya lebih pendek dari komponen lain, misalnya kanvas rem. Simplenya sih Bro, seumpama jika kanvas rem depan habis dan enggak diganti maka di permukaan selanjutnya akan bertemu dengan besi yang lebih keras dan pastinya akan bergesekan langsung dengan besi cakram, yang mengakibatkan lapisan cakram baret bahkan jadi melebar.

Nah bro, dari contoh satu komponen itu saja jika komponen fast moving dibiarkan bisa berdampak merusak komponen lainnya yang berhubungan. Makanya jangan disepelekan Bro.

Dan sebagai panduan berikut adalah daftar komponen dan harga fast moving untuk Anda pemilik kuda besi Honda New CBR150R dan CBR250R yang di dapat dari info bengkel AHASS 0001 di bilangan Jl. Dewi Sartika No 255 Cawang, Jakarta Timur.

Fast Moving Honda New CBR150R Oktober 2016

Kanvas Rem Depan : Rp 202.000
Kanvas Rem Belakang : Rp 249.000
Oli : Rp 52.500
Gear Set Lokal : Rp 275.000
Gear Set BU : 600.000
Tali Gas : A. 47.000
Tali Gas : B. 51.000

Fast Moving Honda CBR250R Oktober 2016

Kanvas Rem Depan ABS : Rp 866.000
Kanvas Rem depan Non ABS: Rp 341.000
Kanvas Rem Belakang : Rp 360.000
Oli : Rp 93.000
Gear Set : Rp 1.300.000
Tali Gas : A. 120.000
Tali Gas : B. 118.000

Booking Service AHASS 0001 ; 0851.0346.8888

Dua Pebalap Satelit Tim Ducati Berebut Spek Motor Lorenzo

Bor, Ducati memberikan kesempatan salah satu pembalap tim satelitnya menjajal motor yang sama dengan pebalap utama nih. Adalah Scott Redding dan Danilo Petrucci, yang berkesempatan menunggangi Desmosedici GP17.

Seperti dikutip dari Autosport, Desmosedici GP17 yang rencananya digunakan Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso musim depan, teryata juga akan dialokasikan kepada salah satu pebalap satelitnya. Redding dan Petrucci pun berkompetisi memperebutkannya.

Redding mengatakan, ia dan Petrucci sepakat sejak awal musim untuk bersaing mendapatkan motor utama Ducati. Namun karena Petrucci sempat mengalami cedera tangan di awal musim, keduanya memulai persaingan dari nol lagi sejak Grand Prix Republik Ceko di Sirkuit Brno, 21 Agustus lalu.

“Kami membuat kesepakatan internal. Karena Danilo mengalami patah tangan di awal musim dan itu tidak adil, serta saya juga punya banyak masalah teknis, kami memutuskan untuk memulainya lagi di Brno,” ungkap Redding.

“Ini akan menarik, ada banyak persaingan di lintasan. Banyak pembalap akan saling bunuh untuk mendapatkan motor pabrikan 2017,”

“Sayta tidak begitu meikirkanya, jika saya terlalu banyak memikirkannya juga bisa stres, malah membuat banyak kesalahan yang nantinya berisiko. Tapi saat ini kami harus maksimal dan menunjukkan konsistensi di beberapa balapan terakhir,”

Sejak bersaing di Ceko, Redding berhasil unggul dari rekannya. Meski Petrucci bisa mengoleksi 21 poin dalam empat race terakhir (Ceko, Inggris, San Marino, Aragon), pembalap Inggris masih unggul dalam peringkat di klasemen pembalap.

Soal Desmosedici GP17, Redding menambahkan, akan penting bagi Ducati tetap punya motor tipe lain, Desmosedici GP16 misalnya. Sebab motor lain, menurutnya, bisa digunakan untuk bahan uji coba penerapan teknologi Desmosedici yang rencananya akan dipukul rata yakni menyesuaikan gaya balapan Lorenzo.

“Siapa pun yang mendapat motor pabrikan, akan bagus untuk Ducati bisa punya motor lain di trek untuk memahami hal-hal tertentu. Mereka akan mengubah motor untuk lebih sesuai dengan Lorenzo. Mereka jelas ingin punya motor lain di luar sana dan itu masuk akal,”