NBC Ke JIMO (JOGJA) Gak Ngajak-Ngajak

Bor..mantap nih, Nmax Bekasi Community (NBC) kemarin datang ke Jogja untuk memenuhi undangan ulangtahun komunitas Jogja Istimewa Max Owner (JIMO).

Tema turing mereka ini dinamai “Touring For Friendship” tercatat 18 member NBC meluncur ke Jawa Tengah dari tanggal 18-21 Agustus 2016. Bukain mai, mereka ini (NBC) sempat-sempatnya loh mampir satu malam dikawasan wisata pegunungan Dieng sebelum tiba di Jogjakarta. Parahnya lagi Torak gak di ajak bor..haha

Kata mereka jalan-jalan sekalian menghadiri saudara satu ilmu dimana JIMO yang mengadakan deklarasi ulang tahun pertama di Tebing Breksi, Jogjakarta di tanggak 20nya. Oiya, gak nyangka sekarang banyak komunitas Nmax buktinya mereka disana bertemu sekitar 1300an pengguna Yamaha Max series dari berbagai daerah. Ngeraiiiiii…btw, di dieng ngapain aja tuh? kan dingin. Suka gak suka harus suka, Torak tunggu komentarnya bor, jangan dipendem nanti ngecrit. piss!

Harusnya Jakarta Bisa jadi Kiblat Hotrod Utama Di Indonesia

Bor…tadi sore Torak datang ke acaranya Jakarta Hot Rod and Classic American Community (JHCC). Secara konsep keseluruhan acara ini lumayan keren. Apalagi komunitas yang datang juga banyak dan tepat sasaran. Harusnya acara ini kudu sering-sering diadain di jakarta, dan memang sudah segharusnya Jakarta menjadi kiblat hotrod culture and life style di tanah air. Tapi sayangnya sekarang kayaknya belum bisa dibilang begitu deh, Jogja dan Bandung lebih mendominasi untuk jenis culture custom seperti yang satu ini.
hotrod_torak-2-2

hotrod_torak-2

hotrod_torak-3

JHCC

Oiya, sampai lupa. nama Acara ini Jakarta Custom Culture (JCC), yang merupakan gelaran pertama untuk mobil dan motor classic custom. Tema spesifikasinya sih hotrod. Tapi sayangnya Torak merasa mobil hotrodnya masih kurang banyak. Malah yang banyak muscle car Amrik dengan penampilan yang gak kalah macho dengan hotrod.

Selain menampilkan mobil-motor klasik ala ala Amrik tempo doeloe, disana juga dijajakan beberapa trend fashion untuk penggemar custom. Seperti adanya stand Duff Tattoo, yang merupakan salah satu artis rockabilly tattoo di Indonesia. Selain itu ada juga trand dari brand ternama Mooneyes dan Elders, yang majang banyak peralatan lenong bikers biar tampil keren. Seperti T-shirt, sarung tangan, helm, dan segudang jenis apparel lainnya. Begitu bor…Suka gak suka Torak tunggu komentarnya bor, jangan dipendem nanti ngecrit.

Akibat Banyak dikeluhkan, Michelin Berjanji Di Silvertone Akan Sediakan Ban Medium

foto motorsport

Bor, produsen ban Michelin banyak mendapat keluhan nih oleh pembalap-pembalap GP.
Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso bersama rekan setimnya Andrea Iannone jadi pembalap yang paling merasa dirugikan dari kualitas ban yang kurang mampu beradaptasi dengan lintasan.

Banyak keluhan seputar permasalahan ban depan yang tidak tahan panas, akibatnya ya karet ban mudah sobek. Pihak Michelin pun angkat bicara mengenai hal ini, mereka berjanji next, pabrikan asal Prancis ini akan menyiapkan ban basah dengan kompon medium untuk gelaran MotoGP di Silverstone.

Sebab kemarin hanya menyiapkan kompon soft untuk ban depan sebagai pilihan utama, dan awalnya menunjukkan hasil memuaskan ketika warm-up lap di mana aspal sirkuit Brno masih sangat basah. Tetapi permasalahan terjadi ketika aspal cepat mengering yang membuat ban jadi tidak panas. Akibatnya ban pun cepat termakan.

Permasalahan lain terjadi pada Dovizioso yang sampai kehilangan grip tengah ban depan. Dovioso menyayangkan pilihan Michelin hanya menyediakan ban tipe soft and hard namun tidak menyediakan ban medium yang sangat diperlukan dalam kondisi itu.

Piero Taramasso selaku Manager Two-Wheel Michelin Motorsport mengonfirmasi masukan Dovizioso akan tersedia di balapan berikutnya di Silverstone, Inggris.

“Kami harapkan suhu di sana lebih dingin, tapi kami masih belum tahu apakah hanya menyediakan pilihan soft dan medium atau termasuk hard. Kami memastikan membawa yang medium,” kata Taramasso pada media harian Motorsport.

Pakai Skuter Eropa? Jangan Pakai Oli Karena Tergiur Harga Murah

Memilih oli terbaik untuk skuter matic rasanya memang wajaib dilakukan. Apalagi untuk brand-brand skuter eropa yang notabene secara iklimnya berbeda dengan habitat skuter Jepang yang sudah lama paten berpabrik di Indonesia. Dari segi apapun skuter Jepang pasti memiliki adaptasi lebih baik dengan kondisi iklim jalan Indonesia.
Harga menentukan kualitas memang benar adanya. Sebab jika bikers asal dalam pemilihan oli lantaran tergiur harga yang murah bisa-bisa niatan untuk merawat mesin malah jadi merusak skutik kebanggaan.
Untuk menjaga itu, enggak ada salahnya pergunakan brand-brand oli dari dataran eropa yang secara spesifikikasi memang dipertunukan untuk skuter matic premium yang beredar di tanah air.
Salah satunya adalah Motorex Scooter Forza, yang di distribusikan langsung oleh Sphinx Motorsport dengan dua jenis tingkatan kekentalan oli yang berbeda, diantaranya 5W/40 seharga Rp 277 ribu dan 10W/40 Rp 177.

Motorex Scooter Forza merupakan pelumas motor 4tak matic berkualitas tinggi yang mampu mengurangi beban gesekan komponen mesin motor pada temperatur dan kecepatan tinggi.

Selain itu oli Scooter Forza memiliki viskositas yang baik untuk masing-masing jenisnya dalam mempermudah sirkulasi pelumasan dan memberikan fuel economy yang lebih baik.
Untuk Anda yang berminat memakai oli buatan Swiss silahkan kontak langsung distributornya di Poins Square Lt.3A Jl. RA Kartini No.1, Lebak Bulus Jakarta,telpon, 021 7592 1370.

Ducati Indonesia Semakin Berkembang Hubungan Dengan Komunitas Semakin Erat

Bor, tau gak sih kalau Ducati Desmo Owners Club Indonesia (DDOCI) dan Ducati Owners Club (DOC) merupakan suatu komunitas pemilik Ducati di Indonesia yang terdaftar resmi di Ducati Motor Holding. Dimana keduanya hadir di Hall 5 booth Ducati, GIIAS 2016. (20/8)

Mereka datang atas undangan PT Garansindo Euro Sports (GES), selaku Agen Pemegang Merek (APM) Ducati di Indonesia.

GES mengajak 40an member Ducati dalam melakukan kegiatan Ride to GIIAS berupa perjalanan menuju Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City Serpong, dan makan siang bersama.

“Kehadiran dari DDOCI merupakan dukungan dari keluarga Ducati di Indonesia, dan ini membuktikan mereka berkembang” ungkap Dhani Yahya,
Managing Director PT Garansindo Euro Sports.

Selain itu Dhani juga mengatakan seiring bertambah besarnya pemilik Ducati, GES juga terus berusaha meningkatkan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya. Salah satunya dengan fasilitas member card yang memudahkan pemilik motor Ducati dengan banyak fasilitas.

“Diantaranya Ducati membership card, dimana kami memberikan diskon 9% untuk pemakaian towing, parts, and aksesoris,” tutup Dhani.

NGK Serius Pasarkan Busi Iridium

Di Hall I GIIAS, selain mengadakan jumpa pers PT NGK Busi Indonesia juga memamerkan busi premium andalan mereka NGK Iridium IX. Busi ini di klaim dapat menghasilkan performa yang jauh lebih baik dengan pengapian yang lebih sempurna. Hasilnya membuat akselerasi lebih spontan dan jauh bertenaga. Selain itu mesin jauh lebih stabil dalam kondisi idle maupun dalam efisiensi konsumsi bahan bakar.

Semua kelebihan tersebut merupakan berkat teknologi thermo edge design yang kabarnya telah dipatenkan NGK busi. Keunggulan lain yang berhasil di pantenkan NGK adalah teknologi NKG yang mampu membakar tumpukan karbon pada elektroda busi, saat busi melakukan fungsi pengapian. Dengan sederet teknologinya busi premium andalan NGK ini diharpkan bisa memuaskan pengguna motor sport yang sangat mengidampan performa sempurna.

“Disini NGK sangat optimis menangkap peluang-peluang yang ada di pasar Indonesia. Apalagi di tahun 2016 ini kami turut serta dalam even balap dunia seperti MotoGP dan Superbike World Championship,” kata Mr. Hisato Kato, selaku President Director NGK, yang juga optimis busi NGK mampu terus berada di jajaran kelas satu di segmen moge Indonesia.

rilis; NGK Busi Konsisten dan Semakin Serius Dalam Menggembangkan Peluang Market Indonesia

NGK kembali menggelar konfrensi pers dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.
Dalam even ini hadir Mr. Hisato selaku President Director PT NGK Busi Indonesia.(20/8)

Hisato mengatakan Indonesia merupakan market yang sangat potensial di wilayah Asia, walaupun NGK market leader untuk busi di Indonesia, NGK tetap memberikan informasi dan knowledge sharing kepada konsumen, salah satunya lewat ajang GIIAS 2016 ini.
“Tujuan kami adalah total dalam hal mendistribusikan dan memproduksi busi berteknologi tinggi. Standar dan kualitas kami sangat ketat, dan ini sebagai salah satu komitmen utama kami sebagai pemain busi terbesar di dunia, di pasar aftermarket dan OEM,” kata pria yang baru awal Agustus ini menjabat sebagai Presdir NGK.

Mr. Kato juga menegaskan keseriusannya dalam menggarap dengan semaksimal mungkin market roda empat dan dua di Indonesia.
“Dengan pengalaman di dunia Internasional, NGK ingin berbagi pengalaman di booth dengan menampilkan busi-busi super car dan super bike. Di samping itu, busi-busi premium NGK seperti Iridium dan Platinum masih mendapat perhatian dari konsumen.

Masih bicara masalah standar kualitas dunia dan kiprahnya di otomotif berkelas internasional di tahun 2016 NGK turut mensponsori berbagai even balap bergengsi dunia seperti F1, MotoGP, World Rally Championship, dan Superbike World Championship.