Rossi Ingin Nomor 46 Terus Berkibar di MotoGP

Bor, beda dengan nomor ‘58’ milik Simonceli yang ingin di bekukan Dorna. Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi dengan nomor keramat ’46’ justru ingin terus melihat nomor kebanggannya berkibar dari generasi ke generasi di MotoGP.

Sejarah singkatnya, pebalap kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979 itu memilih nomor 46 setelah menyaksikan aksi pembalap wildcard Jepang di TV yang membuatnya terkesan. Nomor itu juga dipakai oleh ayahnya, Graziano Rossi ketika memenangkan lomba pertama dengan Morbidelli pada 1979.

Rossi yang saat ini sudah berusia 37 tahun sudah mendekati masa-masa pensiun dari dunia balap. Nomor 46 yang selama ini lekat dengannya bakal melegenda.

Namun bila pensiun nanti, pembalap Movistar Yamaha itu tak mau nomornya juga ikut dipensiunkan. Dia menyadari bahwa banyak pebalap yang mengidolakannya dan berharap bisa menggunakan nomor 46 saat tampil di MotoGP.

“Saya tidak suka kalau nomor 46 dipensiunkan. Saya lebih suka bila terus dipakai. Jika ada pembalap lain yang ingin memakainya, mereka bisa menggunakan 46,” katanya pada GPXtra.

Sejauh ini sudah ada lima nomor yang dipensiunkan di ajang balap MotoGP, yakni 58 milik mendiang Marco Simonceli, 34 untuk Kevin Schwantz, 48 milik Shoya Tomizawa, 65 nomor kesukaan Loris Capirossi dan 74 milik Daijiro Kato. Khusus nomor 58 bisa diaktifkan kembali bila keluarga dari Simoncelli mau menggunakannya. Pebalap Indonesia ada yang mau pakai kelak? Ok Bor!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s