Fireblade 2017 Rilis Di Jerman, Bobot Lebih Ringan 15 KG

Bor, Akhirnya Honda rilis Fireblade 2017. Oiya Bor Honda CBR1000RR terakhir mengeluarkan series terbarunya waktu yahun 2014 lalu, tapi itupun tidak ada ubahan teknologi yang mumpuni dari tahun sebelumnya.

Meski begitu bukan berarti Honda berdiam diri loh. Nyatanya dalam kurun waktu empat tahunan kemarin ternyata Honda sibuk meriset CBR1000RR yang sekarang ini ramai diperbincangkan ini.

Seperti yang dikutip dari DetikOto (05/10). “Tantangan yang paling sulit adalah ketika kami harus mengurangi bobot motor. Kami mengecek satu per satu komponen motor, apakah mungkin dikurangi bobotnya dan apakah dengan pengurangan bobot itu motor masih enak dikendarai dan mudah dikendalikan,” ujar Asisten Kepala Insinyur Pusat dan Pengembangan Honda Motor Co di pabrik Kumamoto, Masatoshi Satoh, di arena pameran Intermot, Koln, Jerman.

Hasilnya motor bisa berkurang bobotnya sampai 15 kg dibanding model yang saat ini beredar di pasaran. Fireblade terbaru memiliki berat kotor tidak sampai 200 kg tepatnya 195 kg.

“Suspensinya juga berbeda dengan motorsport di kelasnya karena memakai suspensi semi aktif yang bisa dikontrol secara elektronik dari Ohlins,” ujarnya.

Nah, ini baru bicara bobot motor Bor, yang dipangkas sebanyak 15kg dari sebelumnya. Belum lagi jika kita bicara teknologi. Digadang-gadang motor ini mampu melejit hingga kecepatan 300km/jam. Mupeng ya Bor? (foto; hondacbrcommunity)

Advertisements

yamaha : masyarakat inginnya yang simpel saja tidak pusing harus pencet ini atau itu

wih bor, debat seru honda cbr250rr dan yamaha r25 kayanya bakalan panjang nih nih. apalagi belum lama ini honda cbr kelihatan banget sangat spesial lantaran ketika diperkenalkan di hadapan awak media otomotif nasional, negara lain manapun di belahan dunia ini belum mencicipi.

dalam tubuh cbr250rr tersemat beragam fitur modern, salah satunya throttle by wire(tbw). jadi sudah tidak menggunakan sling baja lagi pada handle gas. gantinya dengan teknologi sinyal elektronik dari Acceleration Position Sensor (APS).

menyikapi hal itu nampaknya tidak membuat yamaha selaku rival utama honda merasa semakin terbelakang alias ketinggalan zaman. malahan pihak yamaha indonesia merasa teknologi yang diterapkan pada yamaha r25 sudah sangat sesuai dengan iklim jalan di indonesia.

“semuanya tergantung dari konsumen, kalau dia pintar pasti memilih produk yang bagus dan sesuai dengan kondisi jalan di indonesia,” kata asisten gm marketing pt yamaha indonesia motor manufacturer (yimm), mohammad masykur.

namun begitu yamaha sudah sangat siap menghadapi gempuran dari motor sport terbaru honda ini. terlepas dari fitur canggih lainnya yang dimiliki cbr250rr, pihak yamaha tetap pe’de dengan apa yang ada di r25 saat ini sudah tepat.

“kita mengembangkan produk itu sesuai dengan kebutuhan dan selera masyarakat indonesia, termasuk dalam membuat r25,” ucap masykur.

selain itu masykur juga menganggap pengguna motor di indonesia lebih menyukai yang simpel tanpa harus pencet ini atau itu. semoga biker indonesia enggak gaptek ya pak?:)